Senin, 07 Februari 2011

JAGUNG BONANZA

Tongkol besar. Produktivitas tinggi. Rasa lebih manis. Tahan penyakit. Daya simpan lebih lama.


 
Jagung Bonanza F1 berasal dari thailand dan golongan hibrida silang tunggal.
Bercocok tanam BONANZA F1 hampir sama dengan bercocok tanam jagung manis lainnya, namun hasil yang diperoleh sangat menggembirakan. Dengan umur panen 75 hari, hasil panen setelah ditimbang rata-rata 500 gr/tongkol,

Sebelum penanaman lahan dicangkul dan dibuat bedengan 10 m x 50 cm, kemudian diberi pukan Ayam sebanyak 6 karung, setelah itu benih disebar 1 lubang 1 benih dengan jarak tanam 70 cm x 20 cm. 12 Hari Setelah Tanam (HST) dilakukan pemupukan I dengan dosis 20 kg urea + 3 kg KCL + 5 kg Superphos. 30 HST dilakukan pemupukan II dengan dosis yang sama. Umur 45 HST dilakukan pemupukan III menggunakan NPK Pak Tani dengan dosis 2 kg.
Untuk pengendalian hama, menggunakan Curacron dan Dursban kurang lebih 400 ml yang dilakukan sebanyak 4 kali dan untuk mengatasi penyakit menggunakan Ridomil dan Amistartop.
Dengan Pemeliharaan yang optimal hasil yang nyata sudah di depan mata, jagung manis BONANZA F1 dengan butir-butir biji berisi memenuhi tongkolnya, dengan rasa yang manis dan segar cocok untuk masakan maupun disantap sebagai makanan selingan seperti jagung rebus maupun jagung bakar.

2 komentar:

  1. bagaimana caranya agar jagung manis bonanza setelah panen manisnya tetap bisa bertahan lebih dari 3 hari ... mohon bantuannya ....

    BalasHapus
  2. Dewa cinta untuk kcl agak dilebihkan.dosisnya.dengan.menggunakan.kcl kanada mahkota

    BalasHapus